Assalamu'alaikum Ahlan Wasahlan
Tampilkan postingan dengan label Kewirausahaan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kewirausahaan. Tampilkan semua postingan

Kisah Sukses

K.H. Abdullah Gymnastiar.

Sosok kyai muda yang sering kali muncul di acara televisi secara langsung yang selalu dihadiri oleh ribuan massa menjadi ciri khas dan fenomena tersendiri. Beliau adalah K.H. Abdullah Gymnastiar atau biasa dipanggil Aa Gym, pimpinan pesantren Daarut Tauhid Bandung. Beliau adalah sosok orang sukses yang saya sukai. Dari biografi perjalanan hidupnya saya bisa belajar mengambil hikmah. Yang akan saya bicarakan adalah kisah berbisnisnya. Bakat berbisnis Aa gym sudah muncul saat beliau duduk dibangku TK, saat kuliahnya pun beliau dikenal sebutan dengan “tukang dagang”. Setelah menikah, beliau mulai merintis usaha kecil-kecilan. Usaha-usaha yang beliau rintis antara lain:

1. Buku. Setiap pagi beliau berjualan buku di Masjid al-Furqon, IMP Bandung. Sambil belajar tafsir dan ilmu hadits di sana, beliau memikul kardus berisi buku-buku agama untuk dijual. Jadi, sambil menuntut ilmu juga mencari rezeki. Alhamdulillah, usaha kecil inilah yang menjadi cikal bakal toko buku dan sekarang berkembang menjadi supermarket yang saat ini sudah dikelola dan diserahkan kepada Koperasi Pondok Pesantren (Kopontren) Daarut Tauhid.

2. Handicraft. Sambil mengajar di madrasah KPAD, beliau membuat hasil kerajinan bersama anak-anak pada sore harinya. Usaha ini terus berkembang hingga bisa membeli mesin gergaji. Sejak itu kami banyak menerima order plang nama serta order sablonan. Dari usaha sederhana inilah kemudian berkembang menjadi usaha percetakan dan penerbitan buku. Subhanallah, benar-benar semuanya dimulai dari hal yang kecil.

3. Konveksi. Mengingat istri beliau punya keterampilan menjahit, maka untuk menambah penghasilan keluarga, beliau menabung agar bisa membeli mesin jahit bekas. Alhamdulillah, order jahitan berkembang dan bisa mengajak beberapa muslimah untuk ikut bergabung. Kadang seminggu sekali kami berbelanja untuk membeli kain yang dijual kiloan.. Dari kegiatan dan perjuangan inilah cikal bakal lahirnya usaha konveksi.

4. Mie Baso. Menjual mie baso, inilah pekerjaan yang paling mengesankan. Beliau mengelola usaha warung baso kecil-kedilan di Perumnas Sarijadi, bekerja sama dengan pamannya selaku pemilik rumah. Setiap pukul empat subuh beliau sudah pergi ke Pasar Sederhana untuk mencari tulang karena kuah yang enak harus dicampur dengan sumsum tulang. Aktivitas berikutnya dilanjutkan dengan menggiling daging untuk bahan baso, dan pukul sembilan pagi beliau baru bisa melayani pembeli. Karena beliau tak mau ketinggalan shalat berjamaah, setiap kali adzan, warung baso beliau tinggalkan. Beliau pergi shalat berjamaah di sebuah masjid yang letaknya agak jauh dari warung, sementara pembeli beliau tinggalkan dan dipersilahkan memasukkan uang bayarannya ke tempatnya. Memang tampaknya seperti mengajak pada kejujuran, tapi hasilnya pembeli banyak yang bingung justru yang sering datang adalah yang mau berkonsultasi. Akibatnya, tak jarang saya baru bisa pulang ke rumah sekitar jam sembilan malam. Lelah sekali rasanya sementara hasilnya pun tak seberapa. Rupanya masyarakat tak terbiasa dengan cara baru ini. Belum lagi badan yang selalu bau baso karena seharian bergulat dengan baso. Yang menyedihkan, ternyata istri agak mual dan kurang suka mencium bau baso. Akhirnya, tutuplah warung baso ini dengan segudang pengalamannya.

Menurut Aa Gym seorang wirausahawan sejati sangat dipengaruhi oleh masa kecilnya. Kalau masa kecilnya selalu dimanja, selalu dimudahkan urusan, selalu ditolong, maka bersiap-siaplah menuai anak yang tidak berdaya. Oleh karena itu, bagi yang masih muda jangan bercita-cita melamar pekerjaan, tapi berpikirlah untuk menjadi wirausahawan. Dan bagi orang tua, tanamkan kepada anak-anak kita jiwa wirausaha sejak dini. Didik anak-anak agar mandiri sejak kecil. Latih anak-anak kita untuk selalu bertanggung jawab terhadap apa yang dia lakukan. Orang tua yang memanjakan anak-anak mereka dengan memberikan segala keinginannya maka akibatnya akan kembali juga kepada orang tua.

“Kalau kita mau sukses, kunci pertama adalah jujur, dengan bermodalkan kejujuran, orang akan percaya kepada kita. Kedua, professional. Kita harus cakap sehingga siapapun yang memerlukan kita merasa puas dengan yang kita kerjakan. Ketika, inovatif, artinya kita harus mampu menciptakan sesuatu yang baru, jangan hanya menjiplak atau meniru yang sudah ada.”

Kata itu yang memotivasi saya untuk bisa mencapai kesuksesan.



Cerita Perjuangan Mencapai Cita-Cita


Sepotong Episode Perjalanan Hidupku



Nina Nursartika itulah namaku. Aku dibesarkan dalam keluarga yang sederhana, orang tuaku sangat protektif, terbuka, dan demokrasi. Aku dua bersaudara, satu kakak laki-lakiku kini telah sukses dan ia adalah contoh teladan yang ku panut. Sejak kecil ku memiliki cita-cita menjadi seorang guru. Sejak kecil bakat itu telah kumiliki. Saat ku masih berumur 5 tahun saat sedang bermain dengan teman-teman layaknya seorang guru, aku mengajari mereka. Dari TK-SD ku selalu berusaha untuk menjadi nomor satu diantara teman-teman. Hobiku adalah menulis dan melukis. Menulis apa saja yang kusuka dengan memperbaiki tulisan tanganku menjadi bagus dan melukis pemandangan yang kusuka. Saat SD ku mulai mengikuti lomba-lomba lukis dan hasilnya ku banyak mendapatkan juara tingkat kabupaten. SD sudah kutuntaskan, ku sekolah di SMPN 2 Bekasi. Disana ku mendapat pelajar baru yaitu fisika. Hmm..rasanya begitu takut ku mendengar nama itu. Awal ku belajar fisika, ku mengalami kesulitan dan kegagalan dalam mencerna dan menangkap pelajarannya, sempat malu mendapat nilai 5 saat itu. Tapi kegagalan itu membuatku semakin menyukai fisika dan berusaha menaklukan pelajaran tersebut. Support yang selalu kudapat dari Ibuku adalah jangan takut dengan pelajaran yang kau takuti tapi taklukanlah ia. Dari situlah aku berusaha menaklukan fisika dan dari saat itu ku menyukainya. Saat SMA ku masuk di SMA Martia Bhakti, SMA pilihan ibuku karena itu adalah SMA Islam Terpadu, saat itu mulai diterapkan system KTSP dan system di sekolahku saat itu seperti sytem perkuliahan. Saat SMA awal masuk SMA saat kududuk dikelas 1 kusering maju mengerjakan dan menjelaskan soal-soal sulit fisika maupun matematika, layaknya seorang guru. Cita-citaku mulai bulat, ku ingin menjadi seorang guru fisika. Saat di bangku kelas 2 SMA ku terpilih mengikuti olimpiade fisika. Dan sering menjadi tutor fisika dikelas. Saat di kelas 3 SMA ku terpilih masuk menjadi tim inti mendekati UAN, jadi kusering belajar extra intensif hari sabtu-minggu pukul 06:00 pagi sudah dimulai, jadi ku berangkat pukul 05:00 pagi dari rumah karena perjalanan rumah menuju sekolahku sekitar 1 jam. Orang tuaku selalu mengajarkan ku menjadi seorang yang ontime, jujur, dan pekerja keras. Jadi sudah terbiasa dengan seperti itu. Ternyata keinginanku tak sejalan dengan orang tuaku, aku masuk jurusan Sastra Inggris, awalnya ku berputus asa namun aku berusaha untuk semangat mencapai cita-cita. Aku tetap menyalurkan kecintaanku terhadap fisika dengan mengajar di sebuah lembaga pendidikan primagama, khusus fisika SMP-SMA. Lambat laun aku mengajar privat pula dirumah. Tak hanya itu, aku saat ini pun menyalurkan bakat melukisku dengan membuka bisnis design, saat ini aku sudah bekerja di sebuah perusahaan penerbitan, percetakan, & periklanan Mandiri Advertaising. Disana posisiku menjadi karyawan inti khusus design. Penghasilanku saat ini lumayan, dari sana kubisa menghidupi diriku dan membantu orang tua. Saat ini pun ku sedang menulis sebuah buku non-fiksi yang sudah bekerjasama dengan penerbit mizan dan sekolah Multiple Intelegent Lazuardi GIS. Itulah yang kulakukan disela waktu luang kuliahku untuk bisa mencapai cita-citaku yang sudah kutulis dengan moto hidupku “kegagalan yang kudapat adalah awal ku mencapai kesuksesan, tak putus semangat, Allah melihat usaha hambanya. J

Kewirausahaan EO


Kisah Sukses Bisnis Event Organizer “ Ovi Decoration”



Sering kita mendengar istilah EO atau Event Organizer . EO memiliki tugas membantu klient untuk menyelenggarakan acara yang diinginkan, seperti launching product, company gathering, anniversary, exhibitions, seminar, promosi talkshow, dan sebagainya. Event-event yang biasa ditangani sebuah EO berupa pertunjukan music, pameran produk, hingga ke pernikahan.

KASUS

Ovi Decoration adalah usaha yang khusus untuk keperluan pernikahan. Berawal dari hasil menjual sepeda motor seharga 7 juta dan tambahan pinjaman dari Bank sebesar 10 juta, kini beliau bisa menghasilkan sedikitnya 100 juta perbulan. Untuk kita yang tidak tahu rahasianya maka akan berkata tidak mungkin, tapi itulah kenyataannya. Awalnya modal yang ia miliki dibelikan sebuah ukiran lengkap dari jepara(meja kursi dan background pelaminan), bertahap membeli peralatan yang lebih mewah seharga 65 juta. Alat tersebut disewakan lagi dengan harga 7,5 juta. Berbekal pengalamannya mengurusi catering disetiap acara pernikahan, dan banyaknya relasi membuat bisnis tersebut cepat berkembang. Beliau menyediakan paket(decorasi, foto, dan video). Dalam 1 bulan tidak kurang dari 25 job yang beliau terima. Sungguh sangat menarik bukan? Jika dihitung-hitung 4 juta saja bersihnya maka akan mendapatkan 100 juta selama 1 bulan. Subhanallah..:)

ANALISIS

Contoh kasus Ovi Decoration tersebut adalah salah satu bisnis sukses dari banyak bisnis sukses lainnya. EO ini berawal dari modal kecil yang akhirnya menjadi besar, EO ini pun memasang harga yang murah disbanding dengan yang lain dengan kwalitas yang terbaik pula hingga pelanggan merasakan kepuasan. Dan suksesnya bisnis EO ini ditunjang dengan networking.

KESIMPULAN

Jangan takut jika kita ingin membangun sebuah bisnis. Bangunlah rasa percaya diri pada diri anda dengan prinsip memberikan kepuasan pada pelanggan, jujur, focus, percaya, networking, serta memiliki ide creative dan inovatif yang dijadikan modal dasar dalam berbisnis.

Wirausaha Sartika's Design Part 6


Bentuk-Bentukn Design


Berikut adalah bentuk spanduk toko yang telah dipesan oleh saudara Sakir yang akan mendirikan sebuah toko roti brownies.

Wirausaha Sartika's Design Part 5


Macam-Macam Design


Berikut adalah salah satu spanduk toko herbal yang dipesan oleh Pak Wahid (0857 1540 8116), terimaksih atas kerjasamanya.

Wirausaha Sartika's Design Part 5


Macam-Macam Design


Berikut adalah salah satu design logo organisasi yang telah didirikannya, yang dipesan oleh Pak Wahid (0857 1540 8116), terimakasih atas kerjasamanya.

Wirausaha Sartika's Design Part 5


Macam-Macam Design


Berikut adalah design kartu nama yang dipesan oleh Pak Faisal (0857 1987 3414) pada hari Jum'at, 1 April 2011. Terimakasih atas kerjasamanya pak.

Wirausaha Sartika's Design part 4

Sartika's Design


Minggu ini ada yang memesan design untuk banner dan pamflet. untuk kelanjutannya akan dibicarakan lagi dalam satu minggu kedepan..:). Orang yang memesan bernama Romi, ia anak Gunadarma jurusan Psikologi.

Les Privat Part 3

Minggu ini para siswa mempersiapkan ujian semester dan akan mengadakan ujian pada minggu ini. Dan pada minggu ini pun kami belajar intensif. Semoga ujian kali ini para siswa mendapatkan nilai yang memuaskan. Dalam minggu ini pun mendekati tanggal 25, yang artinya gajian pun turun. Insya Allah. :-)

Sartika's Design Part 3

Wirausaha Sartika's Design


Pembuatan design minggu ini mulai meningkat karena ada beberapa pesanan, akan saya upload hasil design dalam minggu ini.

Sartika's Design part 2

Wirausaha Sartika’s Design

Kabar minggu ini yang paling menggembirakan adalah saya mendapatkan sebuah job yaitu menjadi staff design majalah di sebuah perusahaan periklanan, penerbitan, dan percetakan. Majalah akan diterbitkan setiap satu bulan sekali. Satu nikmat yang Allah berikan untuk saya, karena mimpi saya terwujud. Selain itu minggu ini saya telah merampungkan permintaan client saya untuk membuat logo lembaga yang akan didirikannya yaitu Brain Moslem Institute dan banner untuk lembaga pendidikan SDIT Islamia yang bertempat di daerah Tambun. Berikut saya tampilkan bentuk logo yang telah saya buat. Dan juga saya tampilkan nama client saya beserta nomor HP nya, Wahid (0857 1540 8116)

Les Privat Part 2

Les Privat

Yak jumpa lagi dengan Nina, hmm..disini saya ingin menceritakan sedukit tentang kegiatan mengajar saya selama satu minggu ini. Minggu ini seperti biasa anak-anak yang saya ajarkan cukup antusias dalam belajar terlebih materi kali ini lebih sulit. Dalam minggu ini pun saya menerima upah mengajar saya selama 1 bulan. Alhmdulillah.., J. Kedepannya saya akan mengajar lebih serius lagi dan berusaha menciptakan suasana belajar lebih enjoy untuk anak-anak.

Usaha Privat

Les Privat SD,SMP, dan SMA

Saya Nina Nursartika, berusia 2o tahun. Duduk di kelas 2 semester 4 di Universitas Gunadarma dengan mengambil jurusan Sastra Inggris. Kesibukan saya selalin kuliah adalah mengajar dan berwirausaha membuat design banner, undangan, pamflet,dll. Usaha Les Privat yang sedang saya geluti saat ini bermula sejak 4 tahun yang lalu. Awal mengajar pada saat saya duduk di bangku SMA, lalu saat lulus SMA saya bergabung dengan lembaga pendidikan Primagama sebagai pengajar Fisika untuk anak SMP dan SMA, 1 minggu 4 hari dan 3 harinya mengajar les privat pada malam hari. Dalam 1 minggu sangat full. Namun karena begitu padatnya jadwal kuliah yang saya ambil, maka saya keluar dari lembaga pendidikan Primagama dan hanya mengajar privat saja. Saya mengajar semua mata pelajaran untuk SD. Untuk SMP-SMA hanya mengajar Bahasa Inggris dan Fisika. Tarif untuk anak SD 1 bulannya Rp 200.000, sedangkan untuk anak SMP-SMA 1 bulannya Rp 380.000. Perkembangan yang terjadi sejauh ini mengalami kenaikan. Karena privat jadi lebih mudah untuk mengajarkan lebih dalam agar anak dapat memahami dan menguasai materi yang ada. Sebut saja Putri, dia adalah anak yang kinestatik dan malas untuk berfikir, jadi harus ekstra sabar dalam mengajarkan kepadanya apalagi ia masih duduk dikelas 4 SD. Minggu ini sedang memperdalam pelajaran Matematika pada materi bilangan bulat, pecahan, dan romawi. Yang terlihat pada minggu ini Putri antusias memperhatikan dan mengerjakan soal ketika saya menerangkan dan memberikan soal latihan padanya. Dan ketika diberikan PR pun ia mengerjakan dengan teliti. Jadi dalam minggu ini putri terlihat semangat dari hari-hari sebelumnya.

Sartika's Design

Wirausaha Sartika’s Design

Saya Nina Nursartika, berusia 20 tahun. Duduk di kelas 2 semester 4 di Universitas Gunadarma dengan mengambil jurusan Sastra Inggris. Selain kuliah dan mengajar saya pun membuka usaha membuat design. Berawal dengan hobi saya dalam membuat kreativitas dan berkarya. Ada yang menawarkan dan meminta untuk membuatkan design spanduk untuk sebuah toko kue, lalu berkembang dalam pembuatan pamflet dan spanduk untuk sebuah acara, toko busana, rumah makan dan kartu undangan pernikahan. Awalnya untuk 1 buah design saya hargai Rp.25.000 lalu naik menjadi Rp 50.000. Minggu ini saya baru membuat website untuk usaha design ini. Pada minggu ini akan mengupload semua design yang sudah saya buat lalu saya akan membuat brosur untuk diedarkan sebagai .Jpromosi. Sejauh ini keuntungannya lumayan untuk tambahan uang saku. Berikut saya tampilkan hasil design yang saya buat.